No. Sumber Jenis Koleksi / Prodi keterangan
11.Ragam Pendekatan Dalam Perancangan ProdukFIKBuku ini merupakan sumbangsih pemikiran dan pengalaman 6 penulis sebagai dosen di Program Studi Desain Produk dengan latar belakang institusi yang berbeda sekaligus kolaborasi pengalaman dalam proses perancangan produk sebagai professional desainer produk. Menghadirkan buku ini merupakan tantangan tersendiri bagi para penulisnya, mengingat tidak banyak referensi sejenis di Indonesia yang mengangkat tema pendekatan perancangan desain produk. Buku ini sejatinya diperuntukkan bagi dunia akademik, terutama dalam proses pembelajaran di studio dan workshop berbasis perancangan produk. Namun, tentu saja buku ini juga bisa dimanfaatkan sebagai rujukan perancangan produk bagi calon desainer maupun profesioanal secara umum. Kehadiran buku ini sekaligus bertepatan dengan pelaksanaan IIDSA (Indonesia Industrial Design Student Award) yang ke-4, sebagai gelaran kompetisi karya mahasiswa sekaligus evaluasi keterlaksanaan proses pembelajaran dari 27 Perguruan Tinggi anggota Forum Program Studi Desain Produk Industri Indonesia. Gelaran IIDSA ke-4 yang diselenggarakan di Design Center-Kampus Institut Teknologi Bandung. DIbuka dengan tulisan Junaidi yang menguraikan pendekatan perancangan melalui participatory design berbasis komunitas. Tulisan ini mendeskripiskan sebuah pendekatan dalam perancangan dimana desainer berkolaborasi dengan komunitas yang sekaligus sebagai subjek dalam proses perancangan untuk berinovasi bersama guna memecahkan masalah. Melalui tulisan ini, Junaidi berbagi pengalaman merancang alatmencocoh batik yang digunakan perajin dan UKM batik Gedhog, Tuban Jawa Timur. Dimana dalam prosesnya, keterlibatan komunitas memiliki porsi besar dalam perancangan produk cocohan. Pada tulisan lain, Achmad Syarif menulis tentang aspek Perancangan dengan Pendekatan Semantika Produk. Tulisan ini memaparkan tentang pentingnya pengetahuan Semantika bagi desainer produk sebagai landasan pengetahuan atas interaksi manusia dengan obyek desain, khususnya yang berkenaan dengan aspek pesan, proses komunikasi non-verbal, persepsi, dan perilaku. Melalui pengetahuan semantika produk, desainer produk memiliki pengetahuan praktikal yang relevan untuk menggali gagasan desain yang diperlukan dalam proses perancangan produk. Tulisan ketiga berjudul: Metodologi Desain dengan Pendekatan Faktor Manusia dan Ergonomi (FM-E) yang ditulis Yaness Martinus Pasaribu. Melalui tulisan yang komprehensif ini, Martinus memberikan kajian secara mendetail pentingnya FM-E sebagai pendekatan perancangan produk melalui 5 tahapan pendekatan desain berbasis FM-E serta tantangan dan kendala implementasi metodologi desain berbasis FM-E yang dihadapi oleh desainer produk. Sebagai sebuah tulisan yang lengkap, ditutup dengan contoh studi kasus penerapan FM-E sehingga pembaca akan mendapat gambaran menyeluruh pendekatan metodologi FM-E ini. Tulisan berbeda, Andry menguraikan tentang Pendekatan Eksplorasi Material, yang mengulas secara mendalam sebuah proses perancangan melalui pendekatan material. Dimana dalam setiap material terdapat 3 karakter yakni karakter visual, karakter kimiawi dan karakter fisik. Dilengkapi dengan contoh penerapan berbasis pengalaman Andry sebagai kreator yang berkecimpung dalam eksplorasi material bonggol jagung maupun ketika berperan sebagai pembimbing tugas akhir. Hadirnya buku ini semakin lengkap dengan tulisan Ellya Zulaikha mengenai pentingnya memahami pertimbangan nilai utilitarian-hedonic dalam proses perancangan. Tulisan Ellya menegaskan relasi konteks fungsi dan emosi dalam desain. Buku ini diakhiri dengan tulisan Zaki Saptari Saidi mengenai Pendekatan Manufaktur Aditif (additive manufacturing, AM) dalam perancangan produk. Sebuah pendekatan ranah kerekayasaan dalam keilmuan desain produk industri. Semoga kehadiran buku ini khususnya dalam lingkup akademik, mampu memberikan sumbangsih terutama dalam proses pembelajaran berbasis perancangan melalui berbagai pendekatan perancangan desain produk. [CC-BY]
12.Buku 1: Dasar Pengadaan Pengelolaan Jasa Desain di IndonesiaFIKBuku Dasar Pengadaan dan Pengelolaan Jasa Desain Proyek Desain merupakan hasil kolaborasi antara Kemenparekraf dengan asosiasi desain (ADGI, ADPII, AIDIA, HDII, HDMI). Penerbitan buku ini disebabkan karena belum adanya standar baku dalam pengadaan dan pengelolaan jasa desain di Indonesia. Buku ini mencakup pemahaman desain, dimensi pengerjaan proyek desain serta aspek hukum dan etika profesi desain di Indonesia dan diharapkan menjadi referensi mengenai pengadaan dan pengelolaan jasa desain, serta pengelolaan suatu proyek desain untuk pemangku kepentingan industri desain, baik pemerintah sebagai pembuat kebijakan, klien sebagai pemberi tugas, desainer sebagai pelaksana tugas, maupun dunia Pendidikan desain dan masyarakat Buku Dasar Pengadaan dan Pengelolaan Jasa Desain Proyek Desain merupakan hasil kolaborasi antara Kemenparekraf dengan asosiasi desain (ADGI, ADPII, AIDIA, HDII, HDMI). Penerbitan buku ini disebabkan karena belum adanya standar baku dalam pengadaan dan pengelolaan jasa desain di Indonesia. Buku ini mencakup pemahaman desain, dimensi pengerjaan proyek desain serta aspek hukum dan etika profesi desain di Indonesia dan diharapkan menjadi referensi mengenai pengadaan dan pengelolaan jasa desain, serta pengelolaan suatu proyek desain untuk pemangku kepentingan industri desain, baik pemerintah sebagai pembuat kebijakan, klien sebagai pemberi tugas, desainer sebagai pelaksana tugas, maupun dunia Pendidikan desain dan masyarakat.
13.ARCHIDES-Tourism, Architecture and Design: Prioritizing user experience and well-being (buku ke-1)FIKARCHIDES 1, akronim dari Architecture dan Design merupakan kompilasi karya tulis yang dibuat dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil karya dan pemikiran inovatif masyarakat akademis di bidang arsitektur dan desain kepada masyarakat luas. Kreativitas dan semangat dihadirkan dalam setiap karya yang dipresentasikan bertemakan dukungan terhadap dunia pariwisata. Hasil pemikiran yang ditampilkan dalam ARCHIDES terdiri dari 36 naskah, merupakan bagian dari ekspresi desainer yang dicurahkan dalam bentuk tulisan yang menjelaskan karya desain. Semua produk yang ada melambangkan proses pemikiran, pengungkapan, dan aspirasi desainer untuk memecahkan masalah dan berfokus pada desain yang berpusat pada manusia (Human-Centered Design) dan bermanfaat dalam mendukung dunia pariwisata. Buku ini merupakan sebuah bentuk usaha untuk lebih mengenalkan karya arsitektur bangunan, desain interior, desain produk dan dukungan inovasi komunikasi visual kepada masyarakat. [CC-BY]
14.ARCHIDES-Tourism, Architecture and Design: Prioritizing user experience and well-being (Buku -2)FIKARCHIDES (buku ke-2), akronim dari Architecture dan Design merupakan kompilasi karya tulis yang dibuat dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil karya dan pemikiran inovatif masyarakat akademis di bidang arsitektur dan desain kepada masyarakat luas. Kreativitas dan semangat dihadirkan dalam setiap karya yang dipresentasikan bertemakan dukungan terhadap dunia pariwisata. Hasil pemikiran yang ditampilkan dalam ARCHIDES terdiri dari 36 naskah, merupakan bagian dari ekspresi desainer yang dicurahkan dalam bentuk tulisan yang menjelaskan karya desain. Semua produk yang ada melambangkan proses pemikiran, pengungkapan, dan aspirasi desainer untuk memecahkan masalah dan berfokus pada desain yang berpusat pada manusia (Human-Centered Design) dan bermanfaat dalam mendukung dunia pariwisata. Buku ini merupakan sebuah bentuk usaha untuk lebih mengenalkan karya arsitektur bangunan, desain interior, desain produk dan dukungan inovasi komunikasi visual kepada masyarakat.
15.Ergonomi Desain: Mendesain Interior yang Berpusat pada ManusiaFIKBuku ERGONOMI DESAIN: Mendesain Interior yang Berpusat pada Manusia menghadirkan paradigma baru, menggeser desain interior dari fokus estetika menuju disiplin ilmu terapan yang berpusat pada manusia. Karya ini menegaskan bahwa ruang interior bukan wadah pasif, melainkan ekosistem dinamis yang memengaruhi kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, dan produktivitas penghuni. Dengan pendekatan ilmiah, buku ini menguraikan prinsip ergonomi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kenyamanan, efisiensi, dan kesejahteraan. Pembahasan dimulai dengan Dimensi Manusia, mengintegrasikan tiga pilar ergonomi: antropometri, untuk menyesuaikan desain dengan ukuran tubuh fisiologi, untuk menganalisis respons biologis terhadap lingkungan dan psikologi, untuk memahami persepsi serta perilaku pengguna. Selanjutnya, konsep Sistem Manusia-Peralatan Kerja diperkenalkan, menekankan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna melalui interaksi dengan lingkungan kerja. Buku ini kemudian menghubungkan teori dan praktik melalui metodologi riset, menguraikan bagaimana data dari studi laboratorium dan lapangan diterjemahkan menjadi solusi desain berbasis bukti. Prinsip ini diterapkan pada desain workstation, menganalisis dari skala makro seperti ekosistem kerja hingga mikro seperti spesifikasi furnitur untuk memastikan kenyamanan dan fungsi optimal. Pembahasan diperluas ke sistem lingkungan, mencakup Universal Design untuk inklusivitas, pengelolaan cahaya dan warna untuk kesehatan visual dan emosional, perancangan iklim interior untuk kenyamanan termal dan kualitas udara, serta pengendalian kebisingan untuk akustik yang mendukung konsentrasi. Prinsip-prinsip ini disintesis dalam kerangka holistik untuk menciptakan ruang yang inklusif, sehat, dan restoratif. Studi kasus desain workstation menggambarkan penerapan praktis konsep-konsep ini. Puncaknya, buku ini mensintesiskan seluruh pengetahuan tersebut ke dalam kerangka kerja desain yang holistik, seperti Tujuh Prinsip Universal Design dan Sembilan Fondasi Bangunan Sehat. Tujuannya adalah untuk membekali desainer dengan kompetensi untuk menciptakan ruang yang inklusif, sehat, dan restoratif. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa tujuan tertinggi dari profesi ini bukanlah sekadar membangun ruang yang indah, melainkan merancang ruang yang memanusiakan sebuah tanggung jawab etis dan ilmiah bagi desainer di era modern. [CC-BY]
16.Pramana-Karya Desain: Kriteria dan Panduan Penilaian Desain Produk untuk Indonesia Industrial#8239Design Student#8239Award (IIDSA)FIKDesain bukan sekadar soal bentuk, melainkan bahasa yang membentuk masa depan. Buku Pramana Karya Desain hadir sebagai panduan utama bagi mahasiswa, dosen, juri, dan praktisi desain produk industri dalam mengartikulasikan makna desain yang baik di era disrupsi teknologi dan krisis lingkungan. Diterbitkan oleh Aliansi Desainer Produk Indonesia (ADPII), buku ini menjadi fondasi penilaian untuk ajang bergengsi Indonesia Industrial Design Student Award (IIDSA) lebih dari sekadar kompetisi, melainkan ekosistem pembelajaran berbasis riset, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial. Dengan landasan lima pilar utama Design Thinking, Human-Centered Design, Ekonomi Sirkular, Desain untuk Perubahan Sosial, dan standar akademik NASAD buku ini menyatukan teori, praktik, serta nilai-nilai etika dalam menilai karya desain mahasiswa. Setiap karya dinilai bukan hanya dari keindahan visualnya, tetapi dari integritas prosesnya: riset masalah, validasi ide, penguasaan teknis, dan dampak sosial-lingkungan. Lebih dari 30 kategori penghargaan disusun untuk mewadahi keragaman pendekatan desain masa kini, mulai dari desain ramah lingkungan, berbasis teknologi, hingga solusi sosial transformatif. Penilaian dilakukan berlapis dari kampus, reviewer lintas institusi, hingga majelis pakar menggunakan sistem rubrik objektif dan transparan. Buku ini bukan hanya panduan, tapi manifesto transformasi pendidikan desain Indonesia. Sebuah ajakan untuk tidak hanya menciptakan produk, tetapi memimpin perubahan. Bagi siapa pun yang peduli pada masa depan desain Indonesia baik di kampus, studio, atau industri Pramana Karya Desain adalah bacaan yang wajib, inspiratif, dan sangat relevan. [CC-BY]
17.Kompetensi Ilmu DesainFIKBuku Kompetensi Ilmu Desain: Fondasi Ilmu, Kreativitas, dan Teknologi dalam Pendidikan Desain Indonesia adalah sebuah manifesto akademik yang merumuskan kerangka kompetensi pendidikan desain untuk menjawab tantangan abad ke-21. Dokumen ini disusun oleh Forum Program Studi Desain Produk Industri Indonesia sebagai respons terhadap pergeseran peran desain, dari sekadar hiasan visual menjadi disiplin strategis yang berfungsi tidak hanya untuk memecahkan permasalahan kompleks tentang kehidupan keseharian, tetapi juga sebagai penggerak inovasi berbasis kreativitas, dan pendorong berkembangnya budaya bangsa. Buku ini menegaskan bahwa esensi pendidikan desain di Indonesia harus berorientasi pada pembentukan pola pikir desainer yang kritis, empatik, dan solutif, bukan hanya sekedar pada penguasaan keterampilan teknis. Pembentukan tersebut memunculkan lima pilar kompetensi: 1) pemahaman mendalam terhadap manusia sebagai pengguna, 2) penguasaan teknologi digital, 3) pengetahuan material dan proses produksi yang berkelanjutan, 4) kemampuan komunikasi dan kolaborasi lintas disiplin, serta 5) wawasan keprofesian yang berintegritas. Kehadiran kelima pilar tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperkuat standard kompetensi dan kualitas lulusan, tetapi juga menempatkan keilmuan desain sebagai motor industri kreatif dan katalis inovasi nasional. Dengan keterhubungan yang kuat dengan dunia pendidikan desain Indonesia, konten buku ini dapat menjadi acuan untuk mengharmonisasi kurikulum di tengah tantangan implementasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, konsep Pendidikan berbasis luaran (outcome-based education), serta prakarasa pembentukan Lembaga Akreditasi Mandiri bidang Desain, Perencanaan, Lingkungan dan Arsitektur (LAMDEPILAR). Pembahasan atas baurnya integrasi warisan modernisme (fungsi dan teknologi) dengan semangat postmodernisme (kritik, pluralitas, dan kepekaan budaya) dalam pendidikan desain di Indonesia menjadi kunci untuk memahami alasan perlunya fondasi yang sama sekaligus kokoh dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing global sekaligus relevan secara lokal. Buku ini juga menyoroti pentingnya menerjemahkan kearifan lokal Indonesia menjadi solusi global yang selain visioner juga bernilai, baik sebagai pengejawantahan identitas sosio-kultural maupun sebagai pendorong terbangunnya daya saing komersial. Secara keseluruhan, buku ini merupakan kompas strategis untuk membangun pendidikan desain di Indonesia yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan yang inklusif dan berkelanjutan. Penyusun Achmad Syaried, MSD, PhD
18.Free Education ResourcesCourseThis page contains the results of One Communitys months of research into free education resources. To our knowledge, it is the most comprehensive list in the world. The educational resources we list here are for anyone seeking to take courses or to work with their children at home or as an addition to traditional learning. The archive is extensive and covers the best we have found including a wide range of topics and levels of classes or courses with options including videos, tutorials, lectures and more.
19.Excel EasyBisnis dan EkonomikaWe offer a tutorial on how to use Excel. Below you can find an overview of all chapters. Want to learn much more about Excel? You can find related examples and features on the right side of each chapter. Join over 1 million monthly learners. We make Excel easy!
20.SEMBIO : Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Proceeding Open AccessSEMBIO : Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini dipublikasikan secara konsisten dan teratur sebanyak sekali setahun. Artikel yang dipublikasikan pada jurnal ini merupakan artikel yang sebelumnya telah diseminasikan pada seminar nasional pendidikan biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Terdiri dari tulisan berbahasa Indonesia pada bidang Pendidikan Biologi, Biologi, serta Bioteknologi. [CC-BY]